Oleh: dokterdiaz | Maret 21, 2010

Tentang PROPORSI. .

Apakah anda ingat pada zaman kita puber dulu? Ritual yang hampir semua dari kita selalu lakukan ketika baru bangun tidur, ketika wudhu, ketika mandi, pokoknya hukumnya WAJIB sebelum berangkat sekolah. Bahkan hingga sekarang. Apakah ritual itu?

Dan ritual itu adalah. .

BERCERMIN. (Hayoo ngakuu, iya kan?? :p )

Pertanyaannya menjadi seperti ini, apa REFLEKS FOKUS indra penglihatan anda ketika bercermin? Pasti jawabannya adalah jerawat, komedo, noda hitam, bintil, kecoak, kadal, monyet (lho kok? Xp). yang jelas, otot mata kita akan bergerak OTOMATIS melihat sesuatu KECIL yang lalu bikin kita ga pede, merasa JELEK, berusaha untuk menutupi, dll. Padahal kalau diliat liat lagi, KESELURUHAN wajah anda masih CAKEP dan mulus kok. 🙂

Disadari atau tidak, cara berpikir seperti kasus bercermin di atas, adalah hal yang sering kita lakukan juga dalam menjalani hidup ini. Kita acapkali berbuat TIDAK ADIL. Menempatkan sesuatu TIDAK PROPORSIONAL pada otak kita. Suatu masalah KECIL yang TIDAK KITA INGINKAN seringkali LEBIH kita PIKIRKAN daripada hal BESAR yang selalu kita INGINKAN. Seperti ketika bercermin, sadarkah bahwa SEBAGIAN BESAR dari wajah kita masih CAKEP dibandingkan SECUIL jerawat di salah satu sudut wajah kita yang MEMBUAT kita bête seharian?

Bahwa DAKWAH seringkali harus dihadapkan dengan beragam KOMPLIKASI adalah sebuah sunnatullah. Jika rasul dulu berhenti hanya karena dicaci dan dicap gila oleh masyarakat kafir Quraisy, tentu agama ini tidak akan sampai ke kita saat ini. Rasul tidak berhenti karena beliau dapat melihat bagian BESARnya. Alih alih menerima tawaran Jibril melemparkan gunung ke pencacinya, beliau malah melihat mereka sebagai orang yang BELUM TAHU indahnya islam.

Sudah saatnya kita belajar untuk memPROPORSIONALkan hidup kita. Alih alih futur hanya karena masalah kecil yang merintangi dakwah,

Sekaranglah saatnya mengencangkan semangat dan membakarnya untuk sinergisnya kata dan tingkah laku. Kembali melantangkan kebenaran di hadapan kedholiman penguasa. Meresapi cita dan azzam para syuhada yang tidak pernah rela Al-Quds ternoda. Berjuang kembali, demi agama BESAR yang memberi kita amanah BESAR untuk membuatnya BESAR kembali. .

Wallahu A’lam bis showab.


Responses

  1. heheheh, liat postq yg berikutnya akan mengalahkan post2nya mz diaz, khahahaha

    • amin..
      sipp
      ditunggu dek.. hhe ^^


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori